GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Survei Populi Center: Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Turun

Survei Populi Center: Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Turun

Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10/2017).���…

Survei Populi Center: Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Turun

Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10/2017).Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil survei Populi Center terkait bursa pemilihan Presiden 2019, elektabilitas Presiden Joko Widodo masih unggul atas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Secara top of mind, elektabilitas Jokowi berada pada angka 52,8 persen. Kemudian Prabowo sebesar 15,4 persen.

"Tren dari empat survei terakhir, Jokowi masih berkutat di angka 50 persenan," kata Peneliti Populi Center Hartanto Rosojati di kantornya, Jakarta, Rabu (28/2/2018).

(Baca juga : Ini Kriteria PDI-P untuk Cawapres Jokowi pada Pilpres 2019)

Hartanto menjelaskan, hasil survei justru menunjukkan elektabilitas keduanya cenderung menurun.

Pada Desember 2017, elektabilitas Jokowi berada pada angka 54,9 persen. Sedangkan Prabowo 18,9 persen.

Selain itu, elektabilitas Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sebesar 0,9 persen, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 0,7 persen.

(Baca juga : PDI-P Umumkan Nama Pendamping Jokowi pada Pilpres 2019 Sebelum Lebaran)

Tokoh lain, Agus Harimurti Yudhoyono 0,7 persen, Wakil Presiden Jusuf Kalla 0,5 persen, mantan Presiden RI ke-3 Baharuddin Jusuf Habibie 0,4 persen.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 0,4 persen, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri 0,3 per sen, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD 0,3 persen.

Survei Populi Center digelar pada 7-16 Februari 2018, dengan melibatkan 1200 responden di 120 desa/kelurahan yang tersebar di 120 kecamatan dan di 34 provinsi se-Indonesia.

Survei menggunakan metode acak bertingkat atau multistage random sampling dengan margin of error 2,899 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen dan menggunakan pendanaan internal.

Kompas TV Joko Widodo kembali direkomendasikan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Sukarnoputri sebagai Calon Presiden 2019.
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Jelang Pemilu 2019

Berita Terkait

Jusuf Kalla: Saya Memang Bukan Juara, tetapi Sudah Ikut Pilpres Tiga Kali

"Paling Tidak, Pak JK Bisa Jadi Kingmaker di Pilpres 2019"

Darip ada Pilpres, Partai Garuda Fokus Pemilu Legislatif 2019

Jokowi Vs Prabowo di Pilpres 2019 Dinilai Bisa Kembali Picu Konflik di Masyarakat

PPP Tak Masalahkan Duet Jokowi-Prabowo pada Pilpres 2019, asal...

Terkini Lainnya

Tangani Pengaduan Korupsi, Mendagri Kerja Sama dengan Penegak Hukum

Tangani Pengaduan Korupsi, Mendagri Kerja Sama dengan Penegak Hukum

Nasional 28/02/2018, 15:05 WIB Dosen Wanita Penyebar Hoaks Dikenal sebagai Pribadi Tertutup

Dosen Wanita Penyebar Hoaks Dikenal sebagai Pribadi Tertutup

Regional 28/02/2018, 15:04 WIB KPK Tangkap Tangan Wali Kota Kendari

KPK Tangkap Tangan Wali Kota Kendari

Nasional 28/02/2018, 15:03 WIB Dikira Meninggal, Perempuan di China Bawa Suaminya ke Kamar Mayat

Dikira Meninggal, Perempuan di China Bawa Suaminya ke Kamar Mayat

Internasional 28/02/2018, 15:01 WIB Ketua Pengadilan Tinggi Manado Didakwa Terima Suap 120.000 Dollar Singapura

Ketua Pengadilan Tinggi Manado Didakwa Terima Suap 120.000 Dollar Singapura

Nasional 28/02/2018, 14:59 WIB Masuk Grup Inti The Family MCA, Anggota Diseleksi dan Dibaiat

Masuk Grup Inti The Family MCA, Anggota Diseleksi dan Dibaiat

Nasional 28/02/2018, 14:56 WIB Curahan Hati Korban Bom Bali I, 15 Tahun Menunggu Harapan...

Curahan Hati Korban Bom Bali I, 15 Tahun Menunggu Harapan...

Nasional 28/02/2018, 14:52 WIB Sejumlah WNI    di Melbourne Merasa Jadi Korban Bisnis MLM Talk Fusion

Sejumlah WNI di Melbourne Merasa Jadi Korban Bisnis MLM Talk Fusion

Internasional 28/02/2018, 14:45 WIB 'Ahok Dapat Uang Banyak dari Penjualan Buku, Lebih Kaya di Penjara...'

"Ahok Dapat Uang Banyak dari Penjualan Buku, Lebih Kaya di Penjara..."

Megapolitan 28/02/2018, 14:44 WIB Mayat Laki-laki Ditemukan Tergeletak di Seberang Kantor Wali Kota Jaktim

Mayat Laki-laki Ditemukan Tergeletak di Seberang Kantor Wali Kota Jaktim

Megapolitan 28/02/2018, 14:43 WIB Pengungkapan Muslim Cyber Army Harus Jadi Momentum Perangi Hoax

Pengungkapan Muslim Cyber Army Harus Jadi Momentum Perangi Hoax

Nasional 28/02/2018, 14:43 WIB 9 Jam Diperiksa KPK, Mantan BPKAD Kendari: Nda Ada Apa-apa...

9 Jam Diperiksa KPK, Mantan BPKAD Kendari: Nda Ada Apa-apa...

Regional 28/02/2018, 14:36 WIB Kondisi Trotoar di Margonda Depok yang Ganggu Pejalan Kaki

Kondisi Trotoar di Margonda Depok yang Ganggu Pejalan Kaki

Megapolitan 28/02/2018, 14:29 WIB Hadapi Potensi Gempa, Gedung-g   edung Tinggi di Jakarta Diaudit

Hadapi Potensi Gempa, Gedung-gedung Tinggi di Jakarta Diaudit

Megapolitan 28/02/2018, 14:27 WIB Survei Populi Center: Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Turun

Survei Populi Center: Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Turun

Nasional 28/02/2018, 14:24 WIB Load MoreSumber: Google News Eletabilitas

Tidak ada komentar