GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Empat Partai Baru di Pemilu 2019 dan Kekuatan Pendirinya

Empat Partai Baru di Pemilu 2019 dan Kekuatan Pendirinya

Empat Partai Baru di Pemilu 2019 dan Kekuatan Pendirinya Reporter: Riani Sanusi Putri Editor: Juli Han…

Empat Partai Baru di Pemilu 2019 dan Kekuatan Pendirinya

Empat Partai Baru di Pemilu 2019 dan Kekuatan Pendirinya Reporter:

Riani Sanusi Putri

Editor:

Juli Hantoro

Senin, 19 Februari 2018 08:48 WIB
Empat Partai Baru di Pemilu 2019 dan Kekuatan Pendirinya

Sejumlah ketua Umum partai Politik berfoto bersama ketua KPU usai menerima nomor urut partai di KPU, Jakarta, 18 Februari 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum telah mengumumkan partai politik yang lolos menj adi peserta Pemilihan Umum atau Pemilu 2019. Dari 16 Partai, 14 dinyatakan lolos dan 4 di antaranya adalah partai baru. Mereka adalah Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya, dan Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda).

Popularitas empat partai tersebut meroket selama beberapa tahun terakhir. Hal tersebut tidak terlepas dari kekuatan pendirinya yang berasal dari berbagai bidang, di antaranya pengusaha, aktivis, dan jurnalis. Partai baru ini memiliki ide dan strategi tersendiri untuk menarik simpati publik dan mendongkrap suara di Pemilu 2019.

Baca juga: PBB Tak Lolos, Fahri Hamzah Pertanyakan Keputusan KPU

Partai Perindo

Partai Perindo didirikan oleh pengusaha media, MNC Group, Hary Tanoeseodibyo. Awalnya, partai ini dinilai bakal memiliki elektabilitas yang rendah. Hary Tanoe pun tak menyangkalnya. Hary Tanoe menduga elektabilitas Perindo yang masih buruk karena faktor popularitas. Me nurut dia, Perindo masih kurang populer di daerah sehingga kader-kadernya harus terus membangunnya lewat berbagai kegiatan di tingkat ranting sampai pusat.

Hary Tanoe kerap menunjukkan sikap yang berseberangan dengan pemerintahan Jokowi â€" JK. Hal itu ditunjukkan dalam pernyatan-pernyataan politiknya soal revolusi mental hingga kebijakan ekonomi yang dianggapnya tak berpihak pada rakyat. Namun, Hary Tanoesoedibjo telah melakukan manuver politik. Ia menyatakan akan mendukung Jokowi untuk maju dalam Pilpres 2019. "Untuk Pilpres, melihat perkembangan sekarang, Kongres Partai Perindo mendatang akan mengusulkan Pak Jokowi sebagai Calon Presiden 2019," ujar Hary Tanoe.

Hary Tanoe mengatakan, partainya lebih berupaya untuk menggenjot popularitas serta elektabilitas partainya lewat media, terutama televisi. Lewat jaringan MNC, media yang dimilikinya, iklan Partai Perindo hampir tiap saat muncul di televisi.

Selain itu berbagai kegiatan juga dilakukan Perindo, di antaranya adalah bedah rumah, pemberian gerobak cuma-cuma, bantuan kepada petani, bantuan pemuda, pemberitaan di media, juga billboard. Senin, 9 Oktober 2019, Perindo resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Pemilu 2019 dan selama proses verifikasi tidak mengalami kendala tertentu.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

PSI didirikan oleh mantan jurnalis televisi, Grace Natalie. Grace Natalie mengaku kesulitan saat pertama kali mendirikan partai politik. "Bukan hal yang mudah mendirikan parpol. Tapi kami bersyukur sebagai satu-satunya parpol baru yang lolos badan hukum," ujar Grace.

Grace mengatakan, modal terbesar dari partainya adalah kreativitas. Ia mengatakan, partainya menawarkan gaya baru dalam berpolitik yang lebih menyasar pada anak muda dan perempuan. Menurut Grace, anak muda dan perempuan lah yang selama ini dianggap kurang terwakili kepentingannya di dunia politik.

Tsamara Amany yang kerap dibicarakan di media sosial juga menjadi pendongkrak popularitas partai ini. Mantan jurnalis Isyana Bagoes Oka, Andy Budiman, serta desainer internasional dari Bali Niluh Djelantik juga aktif dalam menyampaikan visi dan misi dari PSI di media sosial.

Grace mengaku partainya mendapatkan sokongan dana dari berbagai pengusaha kelas menengah. Selain itu, pertainya juga menggalang dana dari publik dengan mengeluarkan satu kartu bernama Kartu Sakti atau Solidaritas Antikorupsi dan Intoleransi.

Baca juga: PBB dan PKPI Tak Lolos Jadi Peserta Pemilu 2019

Partai Berkarya

Partai Berkarya digagas oleh putra mantan presiden RI Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto. Berdiri tahun 2016, partai ini mendaftarkan ke KPU sebagai peserta Pemilu pada 13 Oktober 2017. Partai Berkarya didominasi oleh mantan kader Partai Golongan Karya atau Golkar. Namun, Tommy mengatakan, Partai Berkarya bukan pecahan Partai Golkar dan didirikan bukan karena sakit hati dengan Golkar. "Tapi kita ingin semangat Berkarya zaman Orde Baru kembali muncul,"ujarnya.

Partai ini menjadikan figur Presiden Indonesia kedua Soeharto sebagai roh partai. Tommy mengatakan, banyak orang merindukan figur Pak Harto yang tidak membedakan suku,ras,agama dan mengutamakan persatuan dan nasionalisme.

Sebelumnya, KPU menyatakan Partai Berkarya tak lolos ke tahap verifikasi faktual. Sebab, Partai itu tidak bisa memenuhi syarat batas minimal keanggotaan di kabupaten/kota sebanyak seribu orang atau satu per seribu dari jumlah penduduk. Namun, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menganulir keputusan tersebut dan menyatakan keputusan KPU tidak sah.

Sekretaris Jenderal Badarudin Andy Picunang mengatakan optimistis menghadapi Pemilu 2019 dan mendudukkan wakil di parlemen. "Apalagi ada Mas Tommy Soeharto dan ahli strategi Mayjen Muchdi Pr, kami yakin Partai Berkarya menjadi peserta Pemilu 2019," ujar dia.

Partai Garuda

Parta i Garuda (Gerakan Perubahan Indonesia) dideklarasikan pada 16 April 2015. Partai ini mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilihan Umum 2019 pada 15 Oktober 2017. Ketua Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana mengakui partainya belum banyak diketahui orang. "Partai ini mungkin belum pernah terdengar karena gerakan kami silent, kami enggak pengen gembar-gembor," kata Ridha.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Garuda Abdullah Mansyuri mengatakan partainya bergerak dengan jaringan anggota yang berada di daerah. "Kami mencoba setenang mungkin. Bergerak semampu kami dan menggerakkan jaringan yang kami punya," ujarnya.

Abdullah Mansyuri mengatakan, partainya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenangkan hati rakyat dalam Pemilu 2019. Ia mengatakan, sebagai partai baru, partainya akan mengajak anak-anak muda untuk bergabung. Anak muda, menurut dia, dianggap lebih mandiri dan memiliki niatan luhur untuk memperbaiki kondisi negeri.

Terkait
  • Partai Berkarya Lolos Pemilu 2019, Ini Perjuangan PBB dan PKPI

    Partai Berkarya Lolos Pemilu 2019, Ini Perjuangan PBB dan PKPI

    11 jam lalu
  • Daftar Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2019

    Daftar Nomo r Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2019

    21 jam lalu
  • KPU Diminta Persiapkan Bukti Menghadapi Sengketa Partai

    KPU Diminta Persiapkan Bukti Menghadapi Sengketa Partai

    1 hari lalu
  • PBB Tak Lolos, Fahri Hamzah Pertanyakan Keputusan KPU

    PBB Tak Lolos, Fahri Hamzah Pertanyakan Keputusan KPU

    1 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Nazaruddin Sebut SBY dan Ibas Tak Terlibat Korupsi E-KTP

    Nazaruddin Sebut SBY dan Ibas Tak Terlibat Korupsi E-KTP

    1 jam lalu
  • Sentil Ombudsman, KPK: Novel Baswedan Jangan 2 Kali Jadi Korban

    Sentil Ombudsman, KPK: Novel Baswedan Jangan 2 Kali Jadi Korban

    3 jam lalu
  • Nazaruddin Sebut Semua Ketua Fraksi DPR Menerima Jatah E-KTP

    Nazaruddin Sebut Semua Ketua Fraksi DPR Menerima Jatah E-KTP

    3 jam lalu
  • Wakapolri Bantah Gelar Rapat untuk Kepulangan Rizieq Shihab

    Wakapolri Bantah Gelar Rapat untuk Kepulangan Rizieq Shihab

    3 jam lalu
  • Foto
  • Gunung Sinabung Meletus, Sejumlah Desa Ditutupi Abu Vulkanik

    Gunung Sinabung Meletus, Sejumlah Desa Ditutupi Abu Vulkanik

    46 menit lalu
  • Gunung Sinabung Semburkan Material Vulkanik Hingga 5000 Meter

    Gunung Sinabung Semburkan Material Vulkanik Hingga 5000 Meter

    6 jam lalu
  • Sebanyak 14 Partai Politik Ambil Nomor Urut Peserta Pemil   u 2019

    Sebanyak 14 Partai Politik Ambil Nomor Urut Peserta Pemilu 2019

    11 jam lalu
  • Banjir Rendam Semarang, 2.000 Warga Terdampak

    Banjir Rendam Semarang, 2.000 Warga Terdampak

    22 jam lalu
  • Video
  • Kampanye Damai Pilgub Riau Ditandai Pelepasan Burung Merpati

    Kampanye Damai Pilgub Riau Ditandai Pelepasan Burung Merpati

    1 jam lalu
  • Imlek, Kepala UKP Yudi Latief Kunjungi Vihara Dharma Bhakti

    Imlek, Kepala UKP Yudi Latief Kunjungi Vihara Dharma Bhakti

    2 hari lalu
  • Bupati Lampung Tengah Mustafa Tersangka, KPK Tunjukkan Bukti

    Bupati Lampung Tengah Mustafa Tersangka, KPK Tunjukkan Bukti

    2 hari lalu
  • Nyala Lilin dan Kembang Api Warnai Malam Imlek di Klenteng Yogya

    Nyala Lilin dan K embang Api Warnai Malam Imlek di Klenteng Yogya

    3 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Pengundian Nomor Urut, Megawati Bersalaman dengan Prabowo

  • 2

    Pemilu 2019, SBY dan Demokrat Kian Sulit Bikin Poros Mandiri

  • 3

    Mabes Polri Gelar Rapat Mengantisipasi Kepulangan Rizieq Shihab

  • 4

    OSO Minta Ketua Umum PSI Tak Mengajari Senior Berpolitik

  • 5

    Daftar Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2019

  • Fokus
  • Nomor Urut Partai dan Keyakinan Menang di Pemilu 2019

    Nomor Urut Partai dan Keyakinan Menang di Pemilu 2019

  • Polemik Jalan Jatibaru Raya, DKI Ajak Polisi Bentuk Tim Bersama

    Polemik Jalan Jatibaru Raya, DKI Ajak Polisi Bentuk Tim Bersama

  • Banjir Jakarta: Normalisasi vs Naturalisasi dan Tawaran Pakar UI

    Banjir Jakarta: Normalisasi vs Naturalisasi dan Tawaran Pakar UI

  • Dalam Setahun KPK Tangkap 8 Kepala Daerah, Korupsi untuk Pilkada?

    Dalam Setahun KPK Tangkap 8 Kepala Daerah, Korupsi untuk Pilkada?

  • Terkini
  • Berkas Lengkap, Bupati Nganjuk Segara Disidang di Surabaya

    Berkas Lengkap, Bupati Nganjuk Segara Disidang di Surabaya

    40 menit lalu
  • Partai Tommy Soeharto Lolos, Begini Kata Ketua Umum Golkar

    Partai Tommy Soeharto Lolos, Begini Kata Ketua Umum Golkar

    1 jam lalu
  • Nazaruddin Sebut SBY dan Ibas Tak Terlibat Korupsi E-KTP

    Nazaruddin Sebut SBY dan Ibas Tak Terlibat Ko rupsi E-KTP

    1 jam lalu
  • KPK Akan Lelang Mobil Rampasan dari Nazaruddin dan Luthfi Hasan

    KPK Akan Lelang Mobil Rampasan dari Nazaruddin dan Luthfi Hasan

    1 jam lalu
  • Nazaruddin Sebut Akan Bongkar Korupsi Fahri Hamzah

    Nazaruddin Sebut Akan Bongkar Korupsi Fahri Hamzah

    1 jam lalu
  • Soal Pencegatan, Maruarar Sebut Jokowi dan Anies Tak Terpancing

    Soal Pencegatan, Maruarar Sebut Jokowi dan Anies Tak Terpancing

    1 jam lalu
  • Maju Pemilu 2019, Golkar Belum Bahas Cawapres untuk Jokowi

    Maju Pemilu 2019, Golkar Belum Bahas Cawapres untuk Jokowi

    2 jam lalu
  • Anggota DPR Sebut Penyerangan Ulama Lamongan Tak Didesain

    Anggota DPR Sebut Penyerangan Ulama Lamongan Tak Didesain

    2 jam lalu
  •  Anies Baswedan Dicegat, Maruarar Akui Tak Paham Protokoler

    Anies Baswedan Dicegat, Maruarar Akui Tak Paham Protokoler

    2 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    INFO Sasaran Strategis Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    Sasaran Strategis Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan meliputi kualitas, potensi, kesimbangan sumber daya hutan dan lingkungan hidup.

    Sumber: Google News Pemilu

    Tidak ada komentar